Senin, 04 Juni 2018

Posisi ini, lingkaran ini, hampir selalu sama

Tiga atau entah berapa kali dalam posisi seperti ini membuatku selalu merasa, 'ya gini, ya seperti ini'. Posisi di mana teman sendiri, orang yang sudah mencuri hati, dan diri sendiri berada dalam satu lingkaran atau pernah berada dalam lingkaran yg sama hanya berbeda di titik point yang berbeda. Akh... Rasanya, rasanya nggk asing pernah merasakan hal seperti ini, ternyata sebelumnya pernah merasakan juga.
Hmmm rasanya campur aduk, entah merasa bersalah, merasa benar, bahagia, sedih, kecewa, dan lain sebagainya. Maklum ya, manusia pasti mempunyai bermacam macam rasa. Salahkan diriku yg terlalu perasa pada apapun itu.
Berada di posisi ini membuatku sadar, perasaan itu bakal tumbuh kapan aja dia mau, kapan aja dia ingin berkembang, gimana dia tumbuh dan berkembang dan akan muncul perasaan lainnya. Nggak bisa kamu salahi perasaan yang dulu pernah ada, semua orang berhak merasakan kan apa itu perasaan yg sebenarnya, perasaan ingin di sayangi, menyayangi, ingin dimiliki, memiliki dan ingin di di lainnya atau ingin me me lainnya. Hanya kenapa aku berada di lingkarang yg sama dengan posisi yg sama di tahun berbeda dan dengan orang yg berbeda. Kenapa posisi ini membuat ku merasa, yaaahhh seperti ini lah perasaan. Seperti ini lah aku, seperti ini lah aku yg pada akhirnya yaudah lah aku.
Perasaan tak nyaman itu pasti ada, bagaimana bisa aku mengabaikannya? Bagaimana bisa aku merasa biasa biasa saja? Bagaimana bisa? Tolong ajari aku jika kamu bisa.
Ajari aku bagaimana caranya, karna berada di posisi ini membuatku selalu berpikir, salah kah aku? Benarkan jalan yg aku pilih? Benarkah aku percaya pada nya? Benarkah perasaan ini tepat buatnya?
Posisi yg sama yg dulu pernah memporak porandakan perasaan dan hati, posisi yg hampir sama yg membuatku selalu berpikir peeasaan harusnya bisa dikendalikan, posisi yg selalu menguras air mata, yg selalu membuat mata bengkak, yg pasti bisa membuat uring2an seharian. Posisi yg ingin di hindari, yg ku kira kali ini posisi itu tidak ku tempati lagi, tapi apa daya, semua telah terjadi. "jika kamu memcari yg sempurna, maka kamu tidak akan menemukan. Jika kamu mencari kesalahan nya, maka tidak akan ada habis nya" kata2 yg ku dapatkan benerapa hari yg lalu. Maka ku mencoba untuk menerima. Hanya terkadang aku capek jika banyak yg berkata bahwa dia yg lebih dulu ketimbang aku, dan slalu aku yg di salahkan. Luka itu sudah pasti, lagi lagi waktu yg tau kapan luka itu akan kering atau hilang tanpa lagi membekas atau tetap basah dan tetap terluka.
Jaga hati, jaga perasaan, jaga kepercayaan jaga kasih sayang. Jika masih berani maka lakukan lah!